Langkah Motorola untuk memperluas pasar ponsel lipat terbarunya, Razr Fold, di Amerika Serikat menemui titik terang. Perangkat premium ini dilaporkan segera menyambangi operator seluler raksasa Verizon setelah berhasil mengantongi sertifikasi resmi dari Federal Communications Commission (FCC) untuk varian yang mendukung teknologi ultra-cepat 5G mmWave.
Kehadiran sertifikasi FCC ini sekaligus menjawab teka-teki penundaan rilis di jaringan Verizon sejak peluncuran perdana ponsel tersebut pada akhir Mei lalu. Sebelumnya, saat diperkenalkan ke publik, Motorola menjanjikan ketersediaan perangkat di dua operator besar AS, yakni T-Mobile dan Verizon. Namun, hanya T-Mobile yang langsung memasarkannya secara instan, sementara pelanggan Verizon harus menanti pemenuhan standar teknis perangkat untuk jaringan mereka.
Dukungan terhadap konektivitas mmWave 5G menjadi sangat krusial bagi Verizon karena operator tersebut memiliki cakupan jaringan pita ultra-lebar (ultra-wideband) paling masif di Amerika Serikat. Dengan lolosnya uji sertifikasi ini, perilisan Razr Fold di jaringan Verizon diprediksi akan terlaksana dalam beberapa pekan ke depan, meski detail tanggal peluncuran dan harga bundel resminya belum diumumkan secara terperinci.
Dari segi spesifikasi utama, Motorola Razr Fold menawarkan performa tangguh berkat konfigurasi memori internal berkapasitas 512GB yang dipadukan dengan RAM 16GB. Di pasar global, perangkat flagship lipat ini dibanderol dengan harga bervariasi, tercatat menyentuh angka sekitar 2.585 dolar AS atau setara 1.490 euro di beberapa jaringan ritel mitra.
Ekspansi ke jaringan Verizon diyakini akan memperkuat penetrasi pasar Motorola di segmen ponsel lipat yang kian kompetitif. Selain memberikan fleksibilitas pilihan bagi konsumen domestik, langkah ini menegaskan komitmen Motorola untuk terus berinovasi di pasar ponsel pintar global, termasuk rencana peluncuran edisi kolaborasi eksklusif di masa mendatang.