Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara, Kahiyang Ayu, mengajak seluruh perempuan untuk menjadikan pemeriksaan kesehatan reproduksi sebagai kegiatan rutin. Langkah ini merupakan bentuk kesiagaan terhadap berbagai penyakit, termasuk kanker serviks yang merupakan ancaman serius bagi kaum hawa.
Ajakan tersebut disampaikan Kahiyang Ayu saat memimpin monitoring Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA Test) di Kecamatan Lahomi, Kabupaten Nias Barat pada hari Selasa (23/6/2026). Ia menekankan pentingnya deteksi dini karena kanker serviks bisa dicegah dan ditangani dengan baik jika diketahui sejak awal.
Melalui kegiatan monitoring, TP PKK Sumut tidak hanya ingin memastikan cakupan layanan IVA Test berjalan optimal, tetapi juga memperkuat pembinaan kader PKK di tingkat desa hingga kabupaten. Tujuannya adalah agar sosialisasi tepat sasaran dan fasilitas kesehatan setempat benar-benar siap melayani pemeriksaan bagi Wanita Usia Subur (WUS).
Pada kesempatan itu, Kahiyang Ayu memberikan apresiasi kepada TP PKK Kecamatan Lahomi yang dinilai berhasil mengedukasi masyarakat. Partisipasi WUS dalam pemeriksaan IVA Test di wilayah tersebut tercatat telah mencapai capaian 58 persen.
Meski demikian, Kahiyang mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat para kader PKK cepat berpuas diri. Ia menegaskan bahwa upaya sosialisasi perlu terus ditingkatkan agar kesadaran perempuan terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi semakin meluas di masyarakat.
"Diharapkan para kader PKK terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar para perempuan menjaga dan memelihara kesehatan reproduksinya, rutin melakukan pemeriksaan kesehatan berkala, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari," tambah Kahiyang Ayu.
Kegiatan monitoring tersebut turut dihadiri oleh Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu, Ketua TP PKK Nias Barat Evita Eliyunus Waruwu, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias Barat.