Penelitian arkeologi di Guatemala berhasil menyingkap nama seorang ilmuwan kuno dari peradaban Maya untuk pertama kalinya. Sosok yang diidentifikasi sebagai Sak Tahn Waax, yang berarti "Rubah Dada Putih", merupakan seorang astronom sekaligus matematikawan yang hidup berabad-abad lalu di kota kuno Xultun. Penemuan bersejarah ini memberikan dimensi manusiawi pada pencapaian sains peradaban Maya yang selama ini dikenal anonim.
Identitas Sak Tahn Waax berhasil diuraikan dari 11 karakter hieroglif yang terpahat di dinding sebuah ruangan kecil bernama Struktur 10K-2. Di situs tersebut, para peneliti menemukan lebih dari 50 teks matematika kuno yang memuat kalkulasi rumit mengenai pergerakan planet Venus dan Mars. Penemuan ini menjadi bukti konkret tentang tingginya pemahaman astronomi masyarakat Maya pada masa kejayaannya.
David Stuart, seorang arkeolog dari University of Texas di Austin, menjelaskan bahwa penemuan nama ini menjadi jembatan emosional yang penting. Menurutnya, corat-coret di dinding tersebut layaknya papan tulis di kantor kerja seseorang yang telah lama ditinggalkan. Mengetahui nama sosok di balik perhitungan rumit tersebut membuat sejarah peradaban Maya terasa lebih hidup dan nyata.
Kota kuno Xultun sendiri diperkirakan aktif pada masa Klasik Maya antara tahun 250 hingga 900 Masehi, bertetangga dekat dengan pusat peradaban besar Tikal. Ruangan Struktur 10K-2 tempat penemuan ini awalnya ditemukan secara tidak sengaja oleh Maxwell Chamberlain, seorang mahasiswa Universitas Boston, yang menelusuri terowongan bekas penjarahan barang antik. Ruangan ini diyakini aktif digunakan pada abad ke-8 sebelum peradaban tersebut mengalami kemunduran sistemik.
Keberhasilan membaca prasasti dinding ini tidak lepas dari peran teknologi pengolahan citra digital yang digunakan oleh tim peneliti pimpinan Franco Rossi dari Massachusetts Institute of Technology (MIT). Studi yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Antiquity ini diharapkan dapat membuka tabir lebih luas mengenai cara kerja para ilmuwan kuno dalam merumuskan konsep matematika serta mengamati benda-benda langit.