Dunia teknik sipil global menaruh hormat pada nama Tjokorda Raka Sukawati, seorang insinyur asal Indonesia yang berhasil menciptakan terobosan monumental di bidang infrastruktur. Melalui penemuan yang dikenal sebagai Teknologi Sosrobahu, beliau memberikan jawaban atas tantangan pembangunan jalan layang di tengah padatnya lalu lintas perkotaan tanpa harus mengorbankan mobilitas masyarakat.

Kisah ini bermula pada tahun 1976, saat Tjokorda memimpin proyek pembangunan jalan tol ruas Cawang-Tanjung Priok. Tantangan krusial yang dihadapi adalah keterbatasan ruang dan kepadatan kendaraan yang tidak memungkinkan penutupan jalan secara total selama proses konstruksi. Berangkat dari pengamatan sederhana saat memperbaiki mobil menggunakan dongkrak hidraulik di atas lantai yang licin, beliau memperoleh ilham untuk mengaplikasikan prinsip Hukum Pascal ke dalam skala konstruksi beton.

Inovasi ini memungkinkan kepala pilar atau pier head beton diputar secara presisi setelah proses pengecoran selesai. Dengan metode ini, pengerjaan konstruksi dapat dilakukan secara sejajar dengan arus jalan, kemudian balok beton tersebut diputar ke posisi akhir tanpa perlu menutup akses jalan di bawahnya. Metode yang dikenal sebagai Landasan Putar Bebas Hambatan ini terbukti efektif menekan biaya dan waktu pengerjaan secara signifikan.

Tidak hanya menjadi solusi bagi pembangunan di Tanah Air, teknologi ini pun telah melampaui batas negara dan diterapkan di berbagai proyek infrastruktur di Asia Tenggara dan Asia Selatan, termasuk Thailand, Malaysia, Singapura, hingga Filipina. Salah satu bukti nyata keandalannya adalah penggunaan teknologi ini pada pembangunan Jalan Tol Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) sepanjang 36 kilometer.

Sebagai alumnus Institut Teknologi Bandung, Tjokorda Raka Sukawati bukan sekadar insinyur, melainkan sosok visioner yang membuktikan bahwa kecerdasan anak bangsa mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan teknik dunia. Warisan pemikirannya melalui Rumus Sukawati tetap dikenang sebagai standar emas dalam efisiensi pembangunan infrastruktur modern hingga hari ini.