KUDUS – Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kesejahteraan dan kesiapan fisik peserta didik, Pondok Pesantren Baitul Qudus di bawah naungan DPD LDII Kabupaten Kudus menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi 36 santri baru. Pemantauan kesehatan dasar yang berlangsung di Gedung Serbaguna Syaifuddin Zuhri, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, ini terlaksana melalui sinergi bersama UPTD Puskesmas Dersalam pada Rabu (15/7/2026).

Kepala UPTD Puskesmas Dersalam, Tektona Graha Sanjaya, menjelaskan bahwa skrining medis ini menitikberatkan pada upaya promotif dan preventif. Mengingat padatnya ritme kegiatan santri di lingkungan pesantren, ketahanan fisik dan deteksi dini terhadap potensi gangguan kesehatan menjadi modal vital agar proses menimba ilmu berjalan optimal tanpa hambatan.

Tidak sekadar memeriksa kondisi fisik dasar, tim medis Puskesmas Dersalam juga membekali para santri dengan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Edukasi tersebut mencakup pentingnya menjaga kebersihan diri, mengatur pola makan bergizi, pemenuhan waktu istirahat yang cukup, serta konsistensi beraktivitas fisik di tengah kesibukan mengaji.

Sementara itu, Perwakilan Bagian Pendidikan Keagamaan dan Dakwah (PKD) DPD LDII Kabupaten Kudus, Anas Sugianto, menegaskan bahwa pembinaan santri masa kini harus berimbang antara penguatan spiritual dan pemeliharaan jasmani. Menurutnya, kesehatan fisik merupakan fondasi utama yang mendukung kejernihan pikiran dan kedisiplinan santri dalam menyerap ilmu agama.

Kemitraan antara lembaga pendidikan keagamaan dan fasilitas layanan kesehatan publik ini diharapkan mampu membentuk kedisiplinan dan kesadaran mandiri santri dalam menjaga kesehatan. Pembiasaan gaya hidup sehat sejak dini di pesantren diproyeksikan menjadi bekal karakter yang kuat dan bermanfaat saat para santri kembali ke tengah masyarakat kelak.