Sektor swasta di Vietnam kini tengah mengalami akselerasi pertumbuhan berkat pemanfaatan ilmu pengetahuan, teknologi, dan transformasi digital. Langkah strategis ini tidak hanya meningkatkan daya saing perusahaan lokal di kancah domestik, melainkan juga membuka jalan bagi mereka untuk berpartisipasi lebih jauh dalam rantai nilai global.
Data dari Kementerian Keuangan Vietnam menunjukkan tren positif dalam dunia usaha. Pada tahun 2025, tercatat hampir 297.500 unit usaha baru yang didirikan atau kembali beroperasi, menandai peningkatan sebesar 27,4 persen dibanding tahun sebelumnya. Momentum ini berlanjut pada empat bulan pertama tahun 2026, di mana hampir 123.000 bisnis memasuki pasar, melonjak 36,7 persen. Angka-angka ini merefleksikan kepercayaan yang kuat dari komunitas bisnis terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintah.
Salah satu pencapaian penting pasca-implementasi kebijakan pendukung adalah keberanian korporasi besar dalam menggelontorkan investasi ke sektor teknologi strategis. Raksasa bisnis seperti Vingroup, FPT, Viettel, Hoa Phat, CMC, dan THACO kini fokus mengembangkan kecerdasan buatan (AI), teknologi semikonduktor, pesawat tanpa awak (UAV), robot pintar, hingga infrastruktur komputasi berperforma tinggi.
Langkah investasi ini tidak hanya memacu inovasi, tetapi juga memperkuat kemandirian teknologi nasional melalui produk-produk berlabel "Made in Vietnam". Dengan membangun rantai riset, desain, pengujian, hingga pengemasan cip secara mandiri, negara ini perlahan-lahan membentuk ekosistem industri semikonduktor yang komprehensif sebagai pilar penting di era digital baru.
Kendati demikian, tantangan masih membayangi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta usaha rumah tangga. Hambatan regulasi, tingginya biaya kepatuhan hukum, keterbatasan modal, serta lambatnya adopsi teknologi digital menjadi faktor penghambat peningkatan produktivitas kelompok usaha ini. Pemerintah didorong untuk terus mereformasi institusi dan memperluas akses kredit guna memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Di sisi lain, penguatan kemitraan internasional turut menjadi katalis penting. Melalui kemitraan strategis komprehensif dengan Amerika Serikat, Vietnam berupaya menciptakan terobosan baru di bidang perdagangan dan teknologi demi mencapai target pertumbuhan ekonomi dua digit dalam beberapa tahun ke depan.