PADANG — Sekelompok mahasiswa kreatif dari Universitas Negeri Padang (UNP) berhasil menciptakan sebuah inovasi teknologi komunikasi yang inklusif untuk penyandang disabilitas. Mereka mengembangkan aplikasi bernama "LOOKATME", sebuah sistem Augmentative and Alternative Communication (AAC) yang memanfaatkan teknologi pemindaian gerakan mata (eye tracking).
Aplikasi inovatif ini dirancang khusus untuk membantu para penyandang cerebral palsy agar dapat berkomunikasi dan berinteraksi secara digital dengan lebih mudah. Keterbatasan motorik yang kerap dialami penderita cerebral palsy kini dapat diatasi melalui sensor gerakan mata yang diterjemahkan menjadi pesan visual atau teks.
Langkah pengembangan ini diharapkan mampu memperkecil kesenjangan akses teknologi bagi kaum difabel. Melalui kehadiran "LOOKATME", mahasiswa UNP tidak hanya menawarkan solusi teknologi mutakhir, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan sosial yang lebih ramah dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.