Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi mematok target tinggi bagi Tim Nasional (Timnas) Indonesia untuk menjuarai ajang perdana FIFA ASEAN 2026. Turnamen bergengsi tingkat Asia Tenggara ini dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 4 Oktober 2026, dengan Indonesia bertindak sebagai tuan rumah penyelenggara.

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, mengungkapkan bahwa optimisme ini didasari oleh komposisi kedalaman skuad Garuda saat ini. Mayoritas pemain pilar diperkirakan siap tempur dan memenuhi syarat untuk memperkuat tim dalam kompetisi bersejarah bentukan FIFA tersebut.

Sebagai tuan rumah, Indonesia telah menyiapkan dua arena utama untuk menggelar pertandingan, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung. PSSI berharap atmosfer dukungan publik sendiri mampu memacu performa maksimal anak-asuh John Herdman.

Guna mematangkan persiapan taktis, Ketua Umum PSSI Erick Thohir dilaporkan telah menjalin komunikasi intensif dengan pelatih kepala John Herdman seusai perhelatan Piala ASEAN 2026. Herdman diinstruksikan untuk segera menyusun strategi matang dan membenahi tim demi menyongsong turnamen berskala regional ini.

Terkait dengan konsekuensi atau evaluasi andai target juara tidak terealisasi, Yunus enggan berspekulasi lebih jauh. Ia menegaskan bahwa segala bentuk keputusan strategis maupun evaluasi kinerja tim kepelatihan sepenuhnya berada di bawah wewenang Komite Eksekutif (Exco) PSSI.