Di tengah tren pasar gawai yang didominasi oleh ponsel pintar berlayar lebar, HMD Global mengambil langkah berani dengan memperkenalkan produk teranyarnya, HMD Touch AI. Perusahaan pemegang lisensi desain ikonik Nokia ini menghadirkan sebuah telepon genggam ringkas yang memadukan estetika klasik era Nokia Lumia dengan kecanggihan teknologi kecerdasan buatan (AI). Kehadiran ponsel ini menjadi angin segar bagi konsumen yang mendambakan perangkat praktis dan minim distraksi untuk menunjang produktivitas sehari-hari.
Secara visual, gawai ini langsung membangkitkan nostalgia pada masa kejayaan seri Lumia. Mengusung sudut-sudut bodi yang tegas, modul kamera belakang berbentuk lingkaran yang khas, serta pilihan warna cerah yang mencolok, HMD Touch AI menawarkan daya tarik estetika retro yang kuat. Layar sentuhnya yang berukuran 3,2 inci dirancang sangat ergonomis agar nyaman dioperasikan hanya dengan satu tangan serta praktis diselipkan ke dalam saku pakaian. Nilai tambah lainnya terletak pada cangkang belakang fleksibel yang dapat dibongkar-pasang dengan mudah sesuai selera pengguna.
Meski hadir dalam format hybrid feature phone dengan banderol harga yang sangat terjangkau di kisaran satu jutaan rupiah, kemampuan perangkat lunak HMD Touch AI tidak dapat dipandang sebelah mata. Ponsel mungil ini telah dibekali dengan model bahasa besar (Large Language Model) yang terintegrasi langsung di dalam sistem operasinya. Kehadiran teknologi cerdas ini memungkinkan pengguna menjalankan berbagai fungsi modern, mulai dari asisten percakapan interaktif, penerjemahan bahasa asing secara waktu nyata (real-time translation), hingga fitur pembuat gambar berbasis teks (AI image generator).