Bursa saham Hong Kong mengalami koreksi tajam pada penutupan perdagangan Kamis (6/8/2026). Indeks Hang Seng melemah signifikan sebesar 1,49 persen atau terpangkas 385,54 poin, sehingga parkir di level 25.530,28. Penurunan ini membalikkan tren positif tipis yang sempat terjadi pada sesi perdagangan sebelumnya.

Tekanan jual langsung terasa sejak pembukaan pasar, di mana indeks memulai pergerakan di posisi 25.667,14. Sentimen negatif yang mendominasi sepanjang hari terus menekan indeks hingga sempat menyentuh titik terendah harian di level 25.389,42. Meski sempat menunjukkan perlawanan menjelang penutupan, indeks tetap berakhir jauh di bawah penutupan hari sebelumnya yang berada di level 25.915,82.

Sektor teknologi dan asuransi menjadi kontributor utama kejatuhan indeks menyusul aksi ambil untung (profit taking) massal oleh investor global. Meredanya euforia terhadap saham-saham berbasis kecerdasan buatan (AI) yang sebelumnya memotori reli global turut memicu koreksi di pasar regional.

Selain faktor internal pasar, ketidakpastian geopolitik terkait negosiasi pembukaan kembali Selat Hormuz antara Amerika Serikat dan Iran turut memicu sikap menghindari risiko (risk-off) dari para pelaku pasar. Di saat yang sama, investor cenderung menahan diri (wait and see) menjelang perilisan data ketenagakerjaan penting Amerika Serikat, Non-Farm Payroll, yang dijadwalkan meluncur akhir pekan ini.