Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Solok mengambil langkah progresif untuk membekali para siswa baru tingkat sekolah menengah atas dengan pemahaman literasi digital serta pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara bijak. Edukasi ini diselenggarakan bertepatan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di sejumlah SMA di Kota Solok pada Selasa (14/7/2026).
Sosialisasi dijalankan secara simultan oleh dua tim terpisah guna menjangkau sekolah sasaran. Tim pertama yang dipimpin oleh Kepala Bidang Tata Kelola E-Government dan Statistik, Adel Wiratama, S.T., M.CIO., memberikan materi di SMA Negeri 3 Kota Solok. Sementara itu, tim kedua di bawah arahan Kepala Seksi Statistik, Febriana, S.H., bertugas mengedukasi siswa di SMA Negeri 4 Kota Solok.
Dalam sesi pemaparan, narasumber membedah berbagai pilar penting literasi digital yang relevan bagi remaja. Materi yang disampaikan meliputi etika berkomunikasi di ruang siber, perlindungan keamanan data pribadi, cara mendeteksi informasi palsu atau hoaks, hingga strategi mengoptimalkan internet sebagai sarana belajar yang produktif.
Teknologi kecerdasan buatan juga menjadi sorotan utama dalam pembekalan ini. Para pelajar diajarkan untuk memandang AI sebagai alat bantu guna meningkatkan efisiensi belajar, bukan sebagai pengganti proses berpikir. Penggunaan teknologi ini tetap memerlukan sikap kritis agar tidak menimbulkan ketergantungan yang dapat mengikis kreativitas dan kejujuran akademik.
Kepala Diskominfo Kota Solok, Nurzal Gustim, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa kecakapan digital merupakan kompetensi mutlak yang harus dimiliki generasi muda saat ini. Ia berharap pembekalan sejak dini ini dapat membantu siswa memilah informasi secara bijaksana serta siap menghadapi tantangan teknologi di masa depan.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias dan aktif mengajukan pertanyaan seputar pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan serta kiat menjaga keamanan data pribadi. Lewat inisiatif ini, Diskominfo Kota Solok terus memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem digital yang aman, sehat, dan produktif di tingkat sekolah.