Pemerintah Kabupaten Minahasa resmi memulai langkah strategis untuk memperkuat inovasi berbasis sains dan teknologi di tengah masyarakat. Melalui program Ekosistem Hidup Berbasis Sains dan Teknologi (BESTARI SAINTEK), pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan warga secara berkelanjutan. Langkah ini diawali dengan agenda sosialisasi dan penyamaan persepsi yang digelar di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa.
Program ini merupakan wujud kolaborasi erat antara Pemerintah Kabupaten Minahasa dengan Universitas Negeri Manado (UNIMA), khususnya melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Mewakili Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, Sekretaris Daerah Dr. Lynda D. Watania menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim peneliti UNIMA yang dipimpin oleh Prof. Dr. Orbanus Naharia atas dipilihnya Minahasa sebagai lokus pelaksanaan program.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa program BESTARI SAINTEK dirancang sebagai jembatan penghubung antara dunia akademik dengan realitas kebutuhan masyarakat. Melalui sinergi ini, hasil riset dan inovasi teknologi diharapkan tidak hanya berhenti di lingkungan kampus, melainkan langsung diimplementasikan di lapangan guna memberikan dampak konkret bagi petani, pemuda, pelaku usaha, hingga pemerintah desa.
Sektor pertanian menjadi salah satu fokus utama dalam penerapan teknologi tepat guna ini. Warga dan kelompok tani diimbau untuk lebih adaptif terhadap pemanfaatan teknologi guna meningkatkan efisiensi dan kualitas panen dengan tetap menjaga kelestarian ekologis. Selain itu, pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk ketahanan pangan mandiri juga terus digalakkan sebagai gerakan bersama yang berkelanjutan.
Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri oleh jajaran akademisi UNIMA, perwakilan kelompok tani, camat, serta lurah setempat. Dengan komitmen gotong royong yang kuat antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat, BESTARI SAINTEK diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan Minahasa yang lebih mandiri, maju, dan sejahtera.