Semangat sportivitas dan antusiasme masyarakat mewarnai gelaran Brass Bress Boxing Session II yang berlangsung di GSP Resto & Cafe, Kabupaten Pekalongan. Ajang yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini berhasil menjadi magnet bagi para pecinta olahraga beladiri.
Kolaborasi antara Polres Pekalongan dan Pertina Kabupaten Pekalongan ini sukses menghadirkan 76 petinju yang bertarung dalam 37 partai pertandingan. Kompetisi yang mencakup kategori usia anak hingga kelas nonatlet ini berlangsung meriah dengan dukungan penuh dari penonton yang memadati arena.
Ketua Panitia sekaligus Ketua Pertina Kabupaten Pekalongan, Anton Purnomo, menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam perhelatan ini. Pihaknya berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan untuk memastikan setiap laga dipantau langsung oleh tim medis yang siaga di sisi ring, demi menjamin keamanan seluruh peserta.
Ketua KONI Kabupaten Pekalongan, Suryono, menyoroti potensi besar olahraga tinju sebagai sarana pembinaan karakter. Menurutnya, kompetisi ini merupakan langkah preventif yang efektif untuk mengalihkan energi generasi muda dari tindakan negatif di jalanan ke arah yang lebih positif dan terarah di atas ring tinju.
Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, menyatakan bahwa inisiatif ini bertujuan mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat. Ia berharap, melalui ajang yang diikuti peserta dari berbagai daerah seperti Demak, Semarang, hingga Tegal ini, Kabupaten Pekalongan dapat melahirkan atlet berbakat yang mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi, seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).