Komite wasit FIFA secara resmi telah menunjuk Joao Pinheiro, wasit asal Portugal, untuk memimpin jalannya laga krusial babak perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Swiss. Pertandingan yang dinanti publik ini akan dihelat di Kansas City Stadium pada Minggu (12/7) dini hari WIB.
Keputusan FIFA ini menjadi pusat perhatian publik, terutama setelah munculnya gelombang protes dari kubu Mesir pasca-babak 16 besar. Pelatih Mesir, Hossam Hassan, sempat melontarkan kritik pedas yang menduga adanya pengaruh eksternal yang diatur demi menjaga langkah Argentina dan sang megabintang, Lionel Messi, tetap bertahan di turnamen sepak bola paling bergengsi tersebut.
Kecurigaan tersebut bermula dari kekecewaan Mesir atas dianulirnya gol mereka melalui intervensi VAR serta dugaan pelanggaran yang luput dari pengamatan wasit sebelum Argentina mencetak gol kemenangan. Dalam duel dramatis tersebut, Albiceleste memang nyaris tersingkir sebelum akhirnya mampu membalikkan kedudukan menjadi 3-2.
Dalam tugasnya di lapangan, Pinheiro akan didampingi oleh dua asisten wasit asal Portugal, yakni Bruno Jesus dan Luciano Maia. Sementara itu, perangkat pertandingan dari Kanada, Drew Fischer dan Michael Barwegen, akan mengisi posisi wasit keempat serta asisten wasit cadangan.
Secara statistik, Pinheiro bukanlah wajah baru di turnamen ini. Ia tercatat telah memimpin dua laga sebelumnya, termasuk kemenangan meyakinkan Swiss 4-1 atas Bosnia dan Herzegovina di babak fase grup. Kehadiran wasit asal Portugal ini tentu menarik perhatian, mengingat rivalitas panjang antara Lionel Messi dan kompatriot Pinheiro, Cristiano Ronaldo, seringkali menjadi bumbu tambahan dalam setiap spekulasi sepak bola dunia.
Di sisi lain, Swiss melangkah ke babak delapan besar dengan catatan impresif. Skuad asuhan Murat Yakin ini tercatat hanya menelan satu kekalahan dalam 19 pertandingan terakhir mereka, menjadikannya lawan yang patut diwaspadai oleh juara bertahan meski harus bermain tanpa penyerang andalan mereka yang tengah didera cedera.