Pemerintah Kota Depok kembali sukses menggelar ajang tahunan bergengsi, Festival Perahu Naga Depok ke-11, yang berlangsung di kawasan wisata Setu Rawa Kalong pada Minggu (9/8/2026). Tidak hanya menjadi arena kompetisi dayung yang sengit, festival tahun ini juga mengusung misi besar dalam pelestarian lingkungan hidup dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.

Sebanyak 46 tim dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam perhelatan ini. Persaingan ketat melibatkan para atlet dayung tingkat nasional dan internasional, hingga kontingen khusus dari unsur TNI, yakni Kodim dan Yonzipur. Sejak pertama kali digulirkan pada tahun 2015 di Setu Rawa Besar, festival ini konsisten digelar secara berpindah-pindah dari satu setu ke setu lainnya guna mempromosikan potensi perairan Depok secara merata.

Dewan Pembina Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kota Depok sekaligus Wakil Ketua DPRD Depok, Hj. Yeti Wulandari, S.H., menekankan pentingnya kebersihan dan kelestarian ekosistem danau. Menurutnya, kondisi setu yang bersih merupakan prasyarat mutlak agar area tersebut layak digunakan sebagai lintasan olahraga dayung sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan setempat.

Salah satu keunikan dalam festival kali ini adalah konsep akomodasi para peserta yang berasal dari luar kota, seperti Bandung, Bekasi, dan Karawang. Alih-alih menginap di hotel berbintang, para atlet berbaur dengan warga setempat dengan tinggal di rumah-rumah penduduk. Langkah ini sengaja diambil guna membangun kedekatan sosial sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat di sekitar kawasan setu.

Aksi nyata pelestarian ekosistem air juga ditunjukkan lewat pembersihan setu dan pelepasan bibit ikan dewa—spesies dilindungi yang biasa hidup di mata air alami—di Setu Gadog oleh Yeti Wulandari bersama Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah. Melalui integrasi antara olahraga, pariwisata, dan pelestarian alam ini, keberadaan setu diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kesejahteraan warga Depok secara berkelanjutan.