Klub raksasa Liga Inggris, Newcastle United, secara resmi mengumumkan penunjukan Matthias Jaissle sebagai juru taktik baru mereka. Pelatih muda berbakat asal Jerman tersebut diikat dengan kontrak berdurasi empat tahun untuk menggantikan posisi Eddie Howe yang telah menuntaskan masa baktinya di St James’ Park.

Manajemen Newcastle dilaporkan harus merogoh kocek hingga 9,5 juta pound sterling sebagai kompensasi kepada klub asal Arab Saudi, Al-Ahli, demi memuluskan kepindahan pelatih berusia 38 tahun tersebut. Jaissle dinilai sebagai salah satu arsitek tim muda paling potensial di Eropa saat ini setelah sukses menukangi Red Bull Salzburg dan Al-Ahli.

Kehadiran Jaissle sekaligus mengakhiri era kepemimpinan Eddie Howe yang telah menakhodai Newcastle selama hampir lima tahun. Howe sendiri meninggalkan warisan berharga dengan mempersembahkan trofi domestik pertama bagi klub dalam kurun waktu tujuh dekade sebelum akhirnya berpisah pada bursa musim panas ini.

Dikenal dengan filosofi permainan menyerang yang agresif dan tekanan tinggi (high-pressing), reputasi Jaissle melambung setelah membawa Red Bull Salzburg mendominasi Liga Austria dan melaju ke fase gugur Liga Champions. Keberhasilannya berlanjut di Asia dengan mempersembahkan dua gelar Liga Champions Asia secara beruntun untuk Al-Ahli.

Langkah penunjukan ini diambil setelah Newcastle mengalami musim yang mengecewakan dengan finis di peringkat ke-12 klasemen Premier League, yang membuat mereka absen dari kompetisi Eropa. Direktur Olahraga Ross Wilson bersama CEO David Hopkinson meyakini bahwa visi taktis dan kepemimpinan Jaissle sangat selaras dengan target jangka panjang klub untuk kembali ke papan atas.

Saat ini, Jaissle dikabarkan telah bergabung dengan skuad The Magpies dalam pemusatan latihan pramusim di La Manga, Spanyol. Ujian perdana pelatih baru ini akan langsung tersaji dalam laga kompetitif yang sengit melawan Liverpool pada 23 Agustus mendatang.