Pemerintah Kabupaten Bekasi memanfaatkan momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk mengedukasi siswa baru mengenai pentingnya literasi digital. Langkah ini diambil guna mendorong pelajar memanfaatkan teknologi informasi sebagai penunjang prestasi akademik sekaligus membentengi mereka dari pengaruh negatif media sosial.

Dalam sosialisasi yang digelar di SMP Plus El-Wafa, Desa Waringinjaya, Kecamatan Kedungwaringin, perwakilan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi membagikan tips menjaga fokus belajar. Para siswa diajak mengenali tantangan dunia digital, termasuk bagaimana media sosial berpotensi menjadi distraksi jika tidak dikelola dengan bijak.

Selain fokus belajar, edukasi ini juga menyoroti bahaya perundungan siber (cyberbullying). Pelajar diimbau untuk tidak melakukan perundungan di ruang digital demi menciptakan ekosistem sekolah dan media sosial yang ramah, aman, serta saling menghargai.

Terkait pemanfaatan teknologi terkini seperti kecerdasan buatan (AI), para siswa diarahkan agar tidak menjadikannya sekadar jalan pintas menyelesaikan tugas. Penggunaan AI diharapkan membantu siswa memahami proses pemecahan masalah, dengan tetap melakukan konfirmasi dan verifikasi materi kepada guru di sekolah.

Pihak sekolah mengapresiasi inisiatif ini sebagai pembekalan yang sangat relevan dengan tantangan generasi muda saat ini. Melalui pemahaman etika digital yang baik, diharapkan para siswa baru dapat meminimalkan dampak buruk internet dan mengoptimalkan teknologi untuk mendukung masa depan mereka.