Kabar duka menyelimuti dunia bisnis tanah air menyusul berpulangnya Rachmat Gobel pada Jumat, 10 Juli 2026, di RS Brawijaya Tebet, Jakarta. Tokoh yang dikenal luas sebagai pengusaha dan politisi ulung ini wafat di usia 63 tahun, meninggalkan warisan dedikasi panjang bagi kemajuan sektor industri di Indonesia.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Widjaja Kamdani, mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam. Ia menyoroti peran sentral Rachmat Gobel dalam mendorong inovasi manufaktur dan komitmennya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Bagi Apindo, sosok almarhum merupakan representasi ideal pemimpin dunia usaha yang mampu menjembatani sinergi strategis antara sektor privat dan pemerintah.
"Beliau adalah figur yang menunjukkan bahwa dunia usaha tidak hanya sekadar mengejar profit, namun memiliki tanggung jawab moral untuk membangun ekosistem industri yang kokoh serta menciptakan lapangan kerja. Warisan pemikiran dan dedikasi beliau akan terus menjadi kompas inspirasi bagi pelaku usaha di Indonesia," ujar Shinta dalam pernyataannya.
Rachmat Gobel sendiri merupakan sosok yang memiliki rekam jejak multidimensi. Selain meneruskan tongkat estafet kepemimpinan Gobel Group sebagai generasi kedua, ia memiliki karier publik yang cemerlang, termasuk pernah mengemban amanah sebagai Menteri Perdagangan periode 2014-2019 serta menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI pada periode sebelumnya. Kepergiannya meninggalkan kesan mendalam bagi banyak kalangan yang mengenalnya sebagai sosok yang konsisten memajukan daya saing ekonomi nasional.