Emiten pertambangan batu bara di bawah naungan Grup Sinar Mas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), kini tengah bersiap melakukan transformasi bisnis yang signifikan. Perusahaan mulai merambah sektor infrastruktur digital serta teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) sebagai pilar baru untuk mendongkrak pendapatan di masa mendatang.
Langkah ekspansi ini diambil guna merespons tingginya kebutuhan pasar global terhadap teknologi informasi yang berkembang secara masif. Kendati pertambangan batu bara tetap dipertahankan sebagai bisnis inti saat ini, penetrasi ke ranah digital dinilai menjadi momentum strategis bagi keberlanjutan korporasi.
Sebelumnya, Grup Sinar Mas juga telah meluncurkan berbagai inisiatif diversifikasi pada sektor pusat data (data center), layanan telekomunikasi, hingga pengembangan energi baru terbarukan (EBT). Langkah terintegrasi ini diharapkan memperkuat ekosistem bisnis grup di era transisi teknologi.
Manajemen DSSA memproyeksikan peta jalan bisnis yang berimbang pada tahun 2029 mendatang. Perusahaan menargetkan kontribusi pendapatan dapat terbagi secara merata, yakni sebesar 50 persen dari sektor batu bara dan 50 persen sisanya disumbang oleh lini bisnis non-batubara.