Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, menyoroti persoalan krusial terkait seringnya gangguan pasokan listrik di sejumlah rumah sakit daerah. Masalah ini dinilai sangat berisiko karena dapat mengancam keselamatan jiwa pasien, terutama saat tindakan medis krusial seperti operasi sedang berlangsung.
Politisi Fraksi Partai NasDem tersebut mengungkapkan keprihatinannya atas ironi yang terjadi di Sumatra Selatan. Sebagai wilayah penghasil batu bara dan minyak bumi, daerah tersebut justru kerap mengalami pemadaman listrik hingga tiga kali seminggu, yang berdampak langsung pada operasional rumah sakit setempat. Masalah serupa juga ditemukan di Nusa Tenggara Timur (NTT), di mana banyak fasilitas kesehatan belum memiliki generator listrik cadangan yang memadai.
Irma menegaskan bahwa jaminan pasokan listrik bukan sekadar pemenuhan fasilitas penunjang biasa, melainkan menyangkut hidup dan mati pasien. Oleh karena itu, ia meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik gedung rumah sakit, melainkan juga memastikan ketersediaan infrastruktur vital pendukungnya secara merata di seluruh Indonesia.
Guna mengatasi kendala ini secara menyeluruh, Kemenkes didorong untuk segera berkoordinasi dengan kementerian terkait, seperti Kementerian Pekerjaan Umum, dalam menyusun perencanaan infrastruktur kesehatan. Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu menjamin ketersediaan sumber daya listrik cadangan yang andal di setiap fasilitas kesehatan masyarakat.