Dosen Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Makassar, Dr. Mira, S.E., M.Ak., Ak., tampil sebagai narasumber utama dalam forum International Guest Lecturer di Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), Batu Pahat, Malaysia, pada Sabtu, 12 Juli 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan urgensi harmonisasi antara kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI) dengan nilai-nilai kearifan lokal untuk mendukung keberlangsungan bisnis di Asia Tenggara.

Mengusung tema “Building Sustainable Business in ASEAN: When Local Wisdom Meets Artificial Intelligence”, Dr. Mira menyoroti bahwa transformasi digital tidak boleh hanya bertumpu pada aspek teknis semata. Menurutnya, kepercayaan (trust) merupakan modal sosial krusial yang harus menjadi inti dari setiap ekosistem bisnis digital. Tanpa pondasi kepercayaan yang kuat, adopsi teknologi tercanggih sekalipun diprediksi akan sulit menciptakan keberlanjutan bagi para pemangku kepentingan.

Sebagai solusi, Dr. Mira memperkenalkan filosofi masyarakat Bugis-Makassar, yaitu Siri’ na Pacce, ke dalam diskursus etika AI. Ia menjelaskan bahwa integritas, tanggung jawab, empati, dan solidaritas yang terkandung dalam filosofi tersebut dapat menjadi pedoman dalam membangun Ethical AI. Dengan menerapkan nilai ini, pengembangan teknologi tidak sekadar mengejar efisiensi, tetapi juga menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas, dan keadilan.

Dalam paparannya, Dr. Mira juga berbagi studi kasus mengenai implementasi AI pada sektor UMKM di Kota Makassar sebagai bukti nyata bahwa inovasi teknologi dapat selaras dengan pelestarian budaya. Pendekatan ini dinilai mampu memberikan keunggulan kompetitif bagi pelaku usaha di kawasan ASEAN, sekaligus membangun hubungan bisnis yang lebih inklusif dan bertanggung jawab di era digital.

Pertemuan akademik ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran gagasan, tetapi juga mempererat kerja sama strategis antara Unismuh Makassar dan UTHM. Kedua institusi berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi riset, publikasi, dan inovasi pendidikan yang berdampak luas, serta memperkenalkan nilai-nilai lokal Indonesia sebagai kontribusi pemikiran bagi pengembangan bisnis modern di kancah global.