Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, kini tengah memacu pengembangan sektor pariwisata berbasis olahraga atau sport tourism. Langkah strategis ini diwujudkan melalui perhelatan Piala Bupati Badung 2026, yang dirancang sebagai instrumen utama untuk menarik minat wisatawan serta penggiat olahraga ke wilayah tersebut.

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan komitmen jangka panjang daerah untuk menciptakan daya tarik wisata yang konsisten. Menurutnya, Badung memerlukan kalender kompetisi olahraga yang rutin agar arus kunjungan atlet, ofisial, dan wisatawan olahraga dapat terjaga sepanjang tahun.

Dalam arahannya, Bupati menginstruksikan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Badung untuk menyusun jadwal kompetisi yang komprehensif bagi seluruh cabang olahraga. Hal ini dinilai krusial tidak hanya untuk mendongkrak pariwisata, tetapi juga sebagai mekanisme pembinaan atlet yang berkelanjutan dan terukur.

Sebagai wujud keseriusan dalam mendukung target tersebut, Pemkab Badung berencana membangun infrastruktur olahraga berskala internasional, termasuk pembangunan stadion di kawasan Abiansemal serta fasilitas kolam renang standar dunia. Pihaknya berjanji akan mengedepankan kualitas pembangunan venue agar mampu menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan global di masa depan.

Sementara itu, Ketua KONI Badung, I Made Sutama, menambahkan bahwa perhelatan Piala Bupati Badung 2026 yang melibatkan 40 cabang olahraga ini juga berfungsi sebagai ajang evaluasi krusial. Kompetisi ini menjadi tolok ukur kesiapan atlet Badung dalam mempertahankan dominasi sebagai juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027 mendatang.