Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi membuka puncak Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada Sabtu (4/7/2026). Perhelatan dengan tema "A Creative Movement for a Sustainable Global City" ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan hari jadi ke-499 Kota Jakarta, yang menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi ibu kota di kancah internasional.

Dalam pidatonya, Pramono memaparkan capaian ekonomi Jakarta yang tumbuh impresif sebesar 5,59 persen pada triwulan pertama tahun 2026. Capaian ini menempatkan Jakarta sebagai penyumbang 16,67 persen terhadap total perekonomian nasional, didukung oleh penetrasi digital yang kuat melalui transaksi QRIS yang mencakup 38 persen pangsa pasar nasional serta peran aktif lebih dari 422 ribu pelaku UMKM.

Untuk mewujudkan ambisi Jakarta sebagai 50 kota global pada tahun 2030, pemerintah daerah terus menggenjot efektivitas program JakPreneur. Inisiatif ini dirancang untuk memberikan dukungan menyeluruh bagi pelaku usaha lokal, mulai dari peningkatan kapasitas kapasitas manajerial, kemudahan akses pembiayaan, hingga digitalisasi sistem pemasaran guna memastikan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menjelaskan bahwa festival tahun ini menjadi kolaborasi besar yang melibatkan 67 instansi terkait. Kegiatan ini tidak hanya menjadi pameran kreatif, tetapi juga sarana untuk menggerakkan sektor riil dengan target transaksi mencapai Rp40 miliar melalui serangkaian program edukasi dan business matching.

Senada dengan hal tersebut, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, mengapresiasi sinergi erat antara otoritas moneter dan Pemprov DKI Jakarta. Sinergi ini dinilai sebagai langkah kunci dalam menciptakan ekosistem bisnis yang produktif, di mana digitalisasi sistem pembayaran menjadi katalis utama dalam mempercepat laju pertumbuhan ekonomi Jakarta di masa depan.