Pemerintah Kota Pangkalpinang berkomitmen memperkuat sektor ekonomi kreatif dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan Festival Gema Ekraf II Tahun 2026. Berlokasi di Wilhelmina Park, acara yang menjadi bagian dari agenda Explore Babel 2026 ini menghadirkan sedikitnya 40 stan pelaku usaha kreatif serta panggung hiburan rakyat.
Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menegaskan bahwa festival ini dirancang bukan hanya sebagai sarana hiburan bagi warga, melainkan juga wadah kolaborasi aktif antara komunitas seni, pelaku UMKM, dan masyarakat luas. Menurutnya, daya saing daerah di masa depan sangat bergantung pada kemampuan masyarakat dalam melahirkan berbagai inovasi baru.
Pria yang akrab disapa Prof. Udin ini juga mengajak seluruh warga Pangkalpinang untuk terus mengasah produktivitas mereka demi menghasilkan produk lokal yang bernilai tinggi. Sebagai salah satu kota kreatif yang diakui secara nasional, Pangkalpinang dinilai memerlukan lebih banyak ruang publik agar karya para pelaku industri kreatif lokal semakin dikenal luas.
Selain bazar kuliner dan kerajinan, festival ini juga memfasilitasi minat generasi muda di bidang musik lewat kompetisi band umum yang diikuti 18 grup. Wali Kota berharap ajang ini dapat melahirkan talenta baru yang mampu mengikuti jejak mendiang Idang Rasjidi, legenda musik jazz Indonesia asal Bangka Belitung.
Guna mendukung ekosistem kreatif ini secara berkelanjutan, Pemkot Pangkalpinang berkomitmen memberikan kemudahan dari sisi perizinan, dukungan promosi, hingga bantuan material. Prof. Saparudin juga memberikan apresiasi khusus kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Bangka Belitung atas kemitraan erat mereka dalam mendampingi pertumbuhan UMKM daerah.