Universitas Hasanuddin (Unhas) mengambil langkah strategis untuk memperkuat kemandirian institusi dengan membentuk unit kerja baru, yakni Bidang Inovasi dan Pengelolaan Usaha. Kebijakan ini diambil sebagai respons atas kebutuhan mendesak untuk mentransformasikan hasil riset akademis menjadi produk inovatif yang bernilai ekonomis dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Dalam upacara yang berlangsung di Baruga A.P. Pettarani pada Selasa (7/7), Prof. Dr. Amir Ilyas, S.H., M.H., resmi dilantik sebagai Wakil Rektor yang memimpin bidang tersebut. Sebelumnya, Prof. Amir dikenal memiliki rekam jejak yang solid saat menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, dan Inovasi di Sekolah Pascasarjana Unhas.
Pemisahan bidang inovasi dari fungsi kemitraan sebelumnya dilakukan agar tata kelola hilirisasi riset berjalan lebih fokus dan terarah. Langkah ini bertujuan untuk membangun jembatan konkret antara laboratorium kampus dengan kebutuhan dunia industri, mulai dari perlindungan kekayaan intelektual hingga pengembangan inkubasi bisnis yang berkelanjutan.
Prof. Amir mengakui bahwa tantangan ke depan cukup besar mengingat banyaknya perguruan tinggi lain yang telah lebih dulu mapan dalam ekosistem inovasi. Namun, ia optimis bahwa kombinasi antara kekuatan riset, sumber daya manusia yang mumpuni, serta dukungan penuh pimpinan universitas akan mampu mengantarkan berbagai inovasi Unhas menembus pasar global dan nasional dengan daya saing tinggi.