Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sumatera Barat melalui Fakultas Teknik dan Sains resmi menyepakati kerja sama strategis dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kemitraan ini berfokus pada pengembangan riset teknologi tepat guna guna mendukung hilirisasi produk perikanan serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Kerja sama yang tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini diharapkan menjadi jembatan lahirnya teknologi aplikatif yang memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Penandatanganan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan pusat riset BRIN, termasuk perwakilan dari bidang teknologi manufaktur peralatan, teknologi bersih, serta penanganan pascapanen.
Rektor UNU Sumbar, Prof. Dr. Yunia Wardi, menjelaskan bahwa sinergi ini dirancang untuk menghasilkan inovasi yang berorientasi langsung pada kebutuhan publik, khususnya di sektor maritim dan lingkungan. Langkah ini juga diintegrasikan dengan program CONNECT LPTNU (Collaborative Network for Knowledge, Innovation and Transformation) yang digagas oleh Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama.
Pada tahun ini, UNU Sumbar bahkan dipercaya untuk mengelola program C-MARIS (Centre of Maritime Adaptation, Resilience, Innovation and Sustainability). Melalui wadah ini, kolaborasi riset dengan BRIN diharapkan semakin kokoh guna mempercepat transformasi dan ketahanan sektor kelautan serta lingkungan hidup di wilayah Sumatera Barat.