Menghadapi tuntutan era digital yang kian menuntut kecepatan dan efisiensi, para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia kini memiliki opsi baru untuk meningkatkan performa bisnis mereka. Salesforce secara resmi memperkenalkan dua inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI), yakni Agentforce dalam Salesforce Suites dan Slack CRM, yang dirancang khusus untuk menyederhanakan operasional harian.
Kedua solusi teknologi ini bertujuan untuk memangkas beban pekerjaan administratif yang menyita waktu, sehingga pelaku usaha dapat lebih fokus pada strategi pertumbuhan dan pembangunan relasi dengan pelanggan. Dengan adopsi AI, UKM diharapkan mampu memiliki keunggulan kompetitif yang setara dengan perusahaan berskala besar tanpa perlu melalui proses transformasi yang rumit.
Head of Emerging Small and Medium Business Salesforce ASEAN, Vernon Cheo, menegaskan bahwa peran UKM sangat krusial bagi perekonomian nasional. Menurutnya, teknologi Agentic AI memungkinkan pelaku usaha skala kecil untuk memberikan dampak besar melalui otomatisasi cerdas. Fitur ini kini sudah terintegrasi dalam platform Salesforce Suites, memungkinkan pengguna untuk merangkum data dan menyusun komunikasi personal secara instan tanpa biaya konfigurasi tambahan.
Selain otomatisasi melalui Salesforce Suites, perusahaan juga memperkenalkan Slack CRM bagi UKM yang menginginkan fleksibilitas dalam mengelola hubungan pelanggan langsung di ruang kerja kolaboratif. Melalui fitur Slackbot, tim dapat memantau prospek, memperbarui data transaksi, dan melacak aktivitas pelanggan hanya melalui percakapan sederhana di dalam aplikasi Slack.
Pakar industri dari capioIT, Phil Hassey, menilai bahwa solusi terintegrasi seperti ini sangat dibutuhkan oleh UKM di kawasan ASEAN. Fleksibilitas platform memungkinkan pelaku bisnis untuk memulai operasional dari kebutuhan mendasar dan melakukan peningkatan ke fitur yang lebih canggih secara bertahap, tanpa perlu khawatir mengenai migrasi data di masa depan.