Perkembangan teknologi digital memaksa sektor perbankan untuk terus berinovasi dalam mempermudah aktivitas operasional dunia usaha. Sejumlah bank terkemuka di Tanah Air kini tengah bersaing ketat memperkuat platform digital khusus nasabah korporasi dan bisnis guna mendongkrak volume transaksi serta pendapatan berbasis komisi.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), misalnya, mencatatkan pertumbuhan signifikan pada platform Qlola by BRI. Hingga semester pertama tahun 2026, pengguna aktif platform ini melonjak 42,6 persen secara tahunan mencapai lebih dari 99.000 pengguna. Lonjakan ini juga tercermin dari nilai transaksi yang menembus angka Rp8.799 triliun, tumbuh 51 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Direktur Corporate Banking BRI, Riko Tasmaya, mengungkapkan bahwa kehadiran Qlola dirancang untuk mempermudah transaksi operasional perusahaan secara cepat dan efisien. Untuk mempertahankan kinerja positif ini, BRI memperkenalkan tampilan baru bertajuk "Qlola New Skin" pada Agustus 2026 yang mengedepankan aspek personalisasi, konektivitas, serta pengalaman pengguna yang mulus.
Langkah serupa juga diakselerasi oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk melalui platform Kopra by Mandiri. Hingga Juni 2026, Kopra tercatat memfasilitasi sekitar 354.000 pengguna terdaftar, di mana 84 persen di antaranya merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kinerja transaksi Kopra pun melesat dengan nilai mencapai Rp28.781 triliun dan menyumbang pendapatan berbasis komisi sebesar Rp1,259 triliun bagi perseroan.
Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, menjelaskan bahwa penguatan sistem digital ini menjadi sarana krusial untuk menjangkau nasabah secara efisien hingga ke pelosok daerah. Bank Mandiri pun terus memperkaya fitur platform ini dengan menambahkan layanan inovatif seperti DHE Tracker dan e-Documents Trade guna mendukung kelancaran bisnis eksportir serta importir.
Sementara itu, PT Bank CIMB Niaga Tbk memilih strategi integrasi unik dengan merilis program CIMB Preferred BOSS (Business Owner Smart Solutions). Layanan ini dirancang khusus untuk memadukan kebutuhan operasional bisnis sekaligus manajemen keuangan personal milik sang pengusaha dalam satu pintu layanan terpadu yang dipandu oleh seorang Relationship Manager khusus.
Selain program tersebut, CIMB Niaga juga memperkuat kanal OCTOBIZ yang kini telah memayungi lebih dari 20.000 korporasi sejak diluncurkan awal tahun 2026. Persaingan ketat dalam menghadirkan ekosistem perbankan digital ini membuktikan bahwa bank tidak lagi sekadar menjadi lembaga penyimpanan dana, melainkan mitra strategis dalam menyederhanakan rantai operasional bisnis di era digital.