Departemen Sains dan Teknologi menorehkan pencapaian signifikan dalam digitalisasi birokrasi sepanjang semester pertama tahun 2026. Berdasarkan hasil evaluasi tim inspeksi reformasi administrasi provinsi, instansi ini berhasil memproses seluruh permohonan layanan publik secara daring tanpa adanya keterlambatan satu pun.

Selama periode tersebut, departemen telah merancang rencana komprehensif yang mencakup 20 tugas utama reformasi birokrasi. Hingga saat ini, 16 tugas atau setara dengan 80 persen telah rampung diselesaikan, sementara empat program kerja lainnya masih berjalan sesuai dengan linimasa yang ditargetkan.

Wakil Kepala Kantor Departemen Sains dan Teknologi, Tieu Quoc Khoi, memaparkan bahwa pihaknya kini mengelola 265 prosedur administrasi aktif. Dari jumlah tersebut, sebanyak 133 layanan telah terdigitalisasi sepenuhnya, 40 layanan bersifat daring sebagian, dan 92 prosedur lainnya tengah diselaraskan agar terintegrasi dengan Portal Layanan Publik Nasional.

Sepanjang enam bulan pertama tahun 2026, tercatat ada 128 berkas permohonan yang masuk dan seluruhnya berhasil diproses secara digital. Keberhasilan ini juga diiringi dengan tingkat penyelesaian tepat waktu sebesar 100 persen, yang menunjukkan peningkatan efisiensi pelayanan publik secara nyata.

Di sisi lain, dalam hal pembangunan pemerintahan digital, departemen telah menuntaskan enam dari sepuluh target strategis. Upaya ini meliputi penguatan infrastruktur basis data, optimalisasi platform digital, serta integrasi data lintas sektor guna mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif dan transparan.

Menanggapi capaian tersebut, Wakil Kepala Departemen Pembangunan Pemerintah dan Reformasi Administrasi dari Departemen Dalam Negeri, Nguyen Huu Duyen, memberikan apresiasi tinggi. Namun, ia mengingatkan agar instansi ini terus menyempurnakan kualitas pelayanan dan menuntaskan target-target yang tersisa demi kenyamanan masyarakat serta pelaku usaha.