PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memamerkan dua inovasi teknologi distribusi listrik pintar, yakni ASTROLT dan IMUN RTU, dalam ajang bergengsi Surabaya Electric Forum 2026. Bertempat di Grand City Convention & Exhibition, pameran yang berlangsung mulai 15 hingga 18 Juli 2026 ini menjadi panggung bagi PLN untuk menunjukkan komitmennya dalam mempercepat digitalisasi sektor kelistrikan tanah air.

Teknologi pertama yang menjadi sorotan adalah ASTROLT. Perangkat ini dirancang sebagai sistem terintegrasi yang menggabungkan fungsi pengukuran, komunikasi, dan pengolahan data secara langsung (real-time). Dengan kemampuan memperbarui data setiap tiga detik pada seluruh fasa gardu distribusi, ASTROLT memungkinkan petugas mendeteksi potensi gangguan jaringan tegangan rendah secara dini guna mencegah terjadinya padam listrik yang meluas.

Selain ASTROLT, PLN juga memperkenalkan IMUN RTU (Remote Terminal Unit). Inovasi ini berfungsi menggantikan perangkat RTU yang rusak pada titik-titik krusial (keypoint), sekaligus menambahkan kemampuan Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA). Kehadiran IMUN RTU mempermudah proses isolasi area yang mengalami gangguan secara otomatis dan mempercepat pemulihan aliran listrik kembali ke pelanggan.

Keunggulan teknologi ini menarik perhatian banyak pengunjung, termasuk delegasi mancanegara. Joseph, seorang pengunjung asal Filipina, mengapresiasi prototipe ASTROLT dan menilai teknologi tersebut sangat potensial untuk diadopsi di negaranya demi meningkatkan akurasi pemantauan jaringan. General Manager PLN UID Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho, menjelaskan bahwa kedua inovasi ini lahir langsung dari tantangan operasional di lapangan untuk mengoptimalkan pelayanan publik dan menjaga keselamatan petugas.

Melalui Surabaya Electric Forum 2026, PLN UID Jawa Timur turut mengundang para akademisi, pelaku industri, mahasiswa, serta masyarakat luas untuk mengunjungi gerai mereka dan berdiskusi langsung dengan para inovator. Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu memicu perkembangan teknologi lebih lanjut demi mewujudkan sistem kelistrikan nasional yang semakin andal, modern, dan berkelanjutan.