Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) kini menghadapi tantangan besar untuk meningkatkan standar kualitas produk kriya dalam negeri. Fokus pembinaan terhadap para perajin lokal menjadi kunci utama agar produk-produk unggulan Indonesia tidak hanya dikenal secara domestik, tetapi juga mampu menembus pasar internasional dengan nilai jual yang lebih kompetitif.
Pengamat menilai bahwa transisi ekonomi saat ini memerlukan pendekatan yang lebih terstruktur dari pengurus Dekranas. Sinergi antara pemberian pelatihan teknis, akses permodalan, serta strategi pemasaran digital dianggap sebagai langkah krusial untuk memastikan keberlanjutan usaha para pelaku UMKM sektor kerajinan di tanah air.
Selain itu, penguatan kurasi produk berbasis kearifan lokal diharapkan dapat menjadi nilai tawar utama di mata konsumen global. Langkah ini dipandang sebagai upaya strategis untuk memperkuat posisi ekonomi kreatif nasional dalam peta perdagangan dunia sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pelaku industri kreatif di berbagai daerah.