Pemerintah Kota Sibolga tengah mematangkan rencana peluncuran program Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD) perdana yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 2 Agustus 2026. Berpusat di kawasan Lapangan Simare-mare, inisiatif ini dirancang untuk menyajikan ruang publik yang sehat sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi kreatif masyarakat setempat.

Guna memastikan kelancaran acara, Sekretaris Daerah Kota Sibolga, Drs. Herman Suwito, M.M., memimpin langsung rapat koordinasi lintas sektoral di Aula Nusantara II, Kantor Wali Kota Sibolga. Pertemuan ini melibatkan berbagai dinas terkait, aparat kepolisian, hingga perwakilan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) yang sedang bertugas di wilayah Sibolga Utara dan Sibolga Selatan.

Herman menjelaskan bahwa pelaksanaan CFD perdana ini akan dikolaborasikan dengan program pengabdian masyarakat mahasiswa UGM. Berbagai kegiatan menarik telah dipersiapkan untuk memeriahkan suasana, mulai dari senam kebugaran bersama, panggung hiburan karaoke, aneka permainan rakyat, hingga pelayanan pemeriksaan medis dan pengobatan gratis yang disediakan oleh Dinas Kesehatan Kota Sibolga.

Selain fokus pada kesehatan publik, ajang ini diarahkan untuk mendukung pemulihan ekonomi lokal. Pemko Sibolga memfasilitasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan daerah maupun mitra perbankan untuk memasarkan produk mereka. Kendati demikian, zonasi pedagang akan diatur secara tertib agar area inti Lapangan Simare-mare tetap steril dari pedagang kaki lima dan nyaman digunakan untuk aktivitas olahraga seperti bola voli dan basket.

Kelancaran arus lalu lintas dan keamanan juga menjadi perhatian utama pihak penyelenggara. Dinas Perhubungan bersama Satuan Lalu Lintas Polres Sibolga dan Satuan Polisi Pamong Praja saat ini tengah merumuskan skema rekayasa jalan untuk memastikan mobilitas warga sekitar tidak terganggu dan suasana di sekitar lokasi CFD tetap kondusif.