Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Jerman, Bundesliga, resmi memulai musim ke-64 pada akhir pekan ini. Kendati demikian, antusiasme awal musim langsung dihadapkan pada prediksi klasik mengenai dominasi Bayern Munich, yang dinilai masih terlalu tangguh bagi para pesaingnya di kancah domestik.
Jika raksasa Bavaria tersebut kembali keluar sebagai kampiun, gelar ini akan menjadi trofi liga ketiga secara beruntun bagi mereka, sekaligus yang ke-14 dalam 15 musim terakhir. Kesenjangan finansial serta kedalaman skuad disinyalir membuat panggung domestik beralih fungsi menjadi ajang pemanasan sebelum mereka berlaga di kompetisi elit Eropa.
Legenda sepak bola Jerman, Lothar Matthäus, bahkan melontarkan kritik tajam terkait peta persaingan ini. Melalui kolom analisisnya, Matthäus menyebut bahwa persaingan internal memperebutkan posisi utama di skuad FC Bayern jauh lebih menarik ketimbang perebutan gelar juara liga itu sendiri. Ia memprediksi tim asuhan Vincent Kompany tersebut akan dengan mudah mengunci gelar juara dengan selisih lebih dari 10 poin dari peringkat kedua.
Dominasi Bayern memang nyaris tidak terusik sejak era keemasan Borussia Dortmund di bawah Jürgen Klopp pada tahun 2011 dan 2012. Satu-satunya kejutan besar terjadi pada tahun 2024 lalu ketika Bayer Leverkusen, di bawah komando Xabi Alonso, menjuarai liga tanpa tersentuh satu pun kekalahan sepanjang musim.
Guna memangkas jarak, sejumlah rival utama berbenah. Borussia Dortmund tengah menjalani masa transisi taktis yang mendalam. Di sisi lain, VfB Stuttgart yang relatif stabil di bawah arahan Sebastian Hoeneß harus realistis menghadapi perbedaan kualitas anggaran belanja pemain. Pada laga pembuka di Allianz Arena nanti, Stuttgart kembali harus meredam ketajaman Harry Kane, yang pada pertemuan terakhir mereka sukses mencetak hat-trick di final Piala Jerman.
Untuk menjaga hegemoni, Bayern Munich yang kini memasuki tahun ketiga di bawah kepelatihan Kompany juga menambah amunisi baru, seperti penyerang sayap Ismael Saibari dari PSV Eindhoven dan bek muda potensial Nathaniel Brown. Di luar pacuan juara, daya tarik Bundesliga musim ini diprediksi bergeser ke perebutan tiket kompetisi Eropa serta kembalinya rivalitas panas Ruhr Derby seiring promosi kembalinya Schalke 04 ke kasta tertinggi.