Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram kini tengah mematangkan persiapan program vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) bagi siswi sekolah dasar. Langkah preventif ini ditujukan khusus bagi pelajar perempuan kelas V dan VI sebagai upaya melindungi mereka sejak dini dari ancaman kanker serviks yang menjadi salah satu penyakit paling mematikan bagi kaum perempuan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. H. Emirald Isfihan, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diselaraskan dengan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Saat ini, pihak dinas sedang melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat terkait pasokan vaksin, serta bekerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk melakukan pendataan sasaran siswa secara akurat di berbagai sekolah.
Selain logistik vaksin, Dinkes Mataram juga telah menyiapkan tenaga medis dari 11 puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah kota. Tim medis ini nantinya akan turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan layanan vaksinasi, sekaligus memberikan edukasi kesehatan reproduksi kepada siswa maupun para orang tua mengenai pentingnya pencegahan kanker serviks.
Pihak Dinkes menekankan bahwa vaksinasi ini diberikan secara gratis kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab kesehatan publik. Mengingat biaya vaksinasi HPV secara mandiri tergolong cukup mahal, dr. Emirald mengimbau agar orang tua siswa mendukung penuh program ini dan tidak menolak pemberian imunisasi bagi anak-anak mereka.
Lebih dari sekadar tindakan medis penyuntikan vaksin, program ini juga berfungsi sebagai sarana dialog antara petugas kesehatan, pihak sekolah, dan orang tua. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjaga kesehatan reproduksi anak, sehingga angka kejadian kanker serviks di masa depan dapat ditekan secara signifikan.