Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, Ph.D., memperingatkan bahwa rangkaian safari politik yang dilakukan Presiden Joko Widodo berpotensi memberikan tekanan tambahan terhadap stabilitas ekonomi nasional. Di tengah situasi global yang tidak menentu, manuver politik yang terlalu intensif dikhawatirkan dapat mengalihkan fokus jajaran pemerintahan dari penanganan masalah domestik yang mendesak.

Menurut Didik, konsentrasi pemerintah yang terpecah antara urusan politik praktis dan pengelolaan negara berisiko memicu keraguan di kalangan pelaku usaha serta investor. Ketidakpastian arah kebijakan menjelang transisi kepemimpinan sering kali menjadi sentimen negatif yang menghambat masuknya investasi baru yang sangat dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan.

Ia menekankan pentingnya menjaga iklim investasi tetap kondusif dan memprioritaskan program penguatan daya beli masyarakat serta pengendalian inflasi. Langkah-langkah strategis di sektor riil dan moneter seharusnya menjadi fokus utama kabinet guna membentengi perekonomian domestik dari dampak perlambatan ekonomi global.