Provinsi Dak Lak kini tengah menatap era baru dengan langkah strategis untuk menciptakan terobosan ekonomi yang lebih progresif. Dalam konferensi ilmiah bertajuk "Dak Lak di Era Baru: Penentuan Posisi Strategis - Menciptakan Momentum - Pembangunan Terobosan" yang digelar pada 12 Juli, para pakar dan akademisi berkumpul untuk merumuskan filosofi pembangunan yang mampu menjawab tantangan zaman.
Profesor Madya Dr. Doan Minh Huan, Direktur Akademi Politik Nasional Ho Chi Minh, menekankan pentingnya bagi Dak Lak untuk tidak sekadar tumbuh cepat, namun harus memastikan pertumbuhan tersebut bersifat inklusif, ramah lingkungan, dan mampu melestarikan identitas budaya lokal. Beliau mendorong pemerintah provinsi untuk memetakan kembali keunggulan geografis dan ekonomi mereka, mengubah potensi pertanian serta posisi strategis wilayah menjadi keunggulan kompetitif yang nyata.
Para ahli turut memberikan catatan krusial mengenai perlunya integrasi ekonomi yang utuh. Dr. Can Van Luc, ekonom senior, menyarankan agar provinsi beralih dari ekonomi berbasis bahan baku mentah menuju pusat ekonomi modern yang mengintegrasikan sektor logistik, pariwisata, energi bersih, dan pengolahan industri bernilai tinggi. Inovasi teknologi dan transformasi digital dipandang sebagai instrumen utama yang akan menjadi tulang punggung keberhasilan model pembangunan ini.
Menanggapi masukan tersebut, Sekretaris Komite Partai Provinsi Dak Lak, Luong Nguyen Minh Triet, menyatakan komitmen pemerintah untuk mengonsolidasi seluruh saran ilmiah tersebut ke dalam program aksi nyata. Ia menegaskan bahwa kunci utama dari transformasi ini adalah reformasi birokrasi, di mana pemerintah harus berperan proaktif sebagai pelayan masyarakat yang transparan, dengan menempatkan kebutuhan dunia usaha serta kesejahteraan warga sebagai prioritas utama dalam tata kelola pemerintahan.