Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Purwokerto Timur bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Purwokerto Timur II melakukan pelacakan kontak erat (tracing) terhadap salah satu pasien terkonfirmasi Tuberkulosis (TBC) di wilayah Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, pada Sabtu (18/7/2026). Langkah proaktif ini dilakukan untuk memetakan potensi penularan di lingkungan terdekat pasien.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas Aiptu Fredy Kristianto bersama Bidan Iffah serta tim medis setempat. Mereka mendatangi kediaman pasien berinisial MP (38) guna melakukan skrining kesehatan kepada anggota keluarga yang tinggal serumah. Upaya ini dinilai krusial untuk mendeteksi dini kasus baru serta memutus mata rantai penyebaran TBC sejak dari lingkup keluarga.

Selain melakukan tracing, petugas juga memberikan edukasi mendalam kepada pasien dan keluarganya. Aiptu Fredy mengingatkan pentingnya kepatuhan dalam mengonsumsi obat secara rutin tanpa putus, penggunaan masker selama masa pemulihan, menjaga sirkulasi udara di dalam rumah, serta menerapkan pola makan bergizi demi mempercepat proses penyembuhan.

Kapolsek Purwokerto Timur Kompol Wiwid Hartono, mewakili Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P. Silalahi, menegaskan keterlibatan aktif kepolisian dalam kegiatan ini. Menurutnya, hal tersebut merupakan bukti nyata sinergi Polri dengan instansi kesehatan dalam menyukseskan program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa peran Bhabinkamtibmas tidak hanya terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), melainkan juga peduli terhadap isu-isu sosial dan kesehatan warga. Kolaborasi berkelanjutan antara Polri, tenaga kesehatan, dan warga diharapkan mampu menekan angka kasus TBC di Kabupaten Banyumas secara signifikan.