Pemerintah Kabupaten Purbalingga menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung sektor olahraga daerah. Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, secara resmi melepas kontingen yang terdiri dari 146 atlet untuk berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026. Acara pelepasan berlangsung khidmat di Pendopo Dipokusumo pada Jumat (28/8/2026) dengan menyuntikkan motivasi tambahan berupa bonus total senilai Rp50 juta bagi atlet dan pelatih berprestasi.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purbalingga, Sadono, menjelaskan bahwa stimulus finansial ini diharapkan mampu memacu semangat juang para delegasi daerah di arena kompetisi. Selain alokasi bonus prestasi, Pemerintah Kabupaten Purbalingga juga menjamin seluruh operasional kontingen selama berada di luar daerah. Kebutuhan tersebut meliputi uang saku, biaya transportasi, akomodasi penginapan, seragam tanding, hingga jaminan asuransi keselamatan atlet.

Ajang POPDA Jateng 2026 sendiri dijadwalkan bergulir dari tanggal 1 hingga 6 September 2026, dengan Kota Semarang dan Kabupaten Kendal bertindak sebagai tuan rumah bersama. Delegasi Purbalingga diperkuat oleh kolaborasi dari 58 sekolah lintas jenjang pendidikan, didampingi oleh 41 pelatih dan ofisial. Kontingen ini akan bertanding pada 16 cabang olahraga unggulan, seperti atletik, taekwondo, voli pasir, bulutangkis, panjat tebing, renang, hingga wushu.

Tahun ini, Dinporapar menetapkan target kenaikan peringkat yang cukup optimistis bagi seluruh jenjang sekolah. Pada tingkat SD/MI, target medali dipatok 1 emas, 1 perak, dan 2 perunggu untuk merangsek ke peringkat 20 besar Jawa Tengah. Sementara untuk jenjang SMP/MTs ditargetkan meraih 5 emas, 4 perak, dan 4 perunggu (peringkat 10), sedangkan tingkat SMA/SMK/MA dibebani target membawa pulang 7 emas, 6 perak, dan 5 perunggu guna menembus posisi 15 besar provinsi.

Menanggapi target pencapaian tersebut, Bupati Fahmi mengimbau para atlet pelajar agar tidak menjadikannya sebagai beban psikologis saat bertanding. Ia menekankan pentingnya menjaga mental bertanding, sportivitas, serta kekompakan tim di atas lapangan. Bupati menegaskan bahwa seluruh masyarakat Purbalingga akan senantiasa mengiringi perjuangan para atlet dengan doa dan dukungan moral agar mampu mengharumkan nama daerah.