Langkah tim nasional Argentina menuju partai puncak Piala Dunia 2026 resmi terwujud setelah memenangi laga sengit kontra Inggris dengan skor tipis 2-1. Pertandingan semifinal yang berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat pada Kamis dini hari WIB tersebut menyuguhkan drama hingga menit-menit akhir pertandingan.
Sejak sepak mula, kedua tim langsung menunjukkan intensitas permainan yang tinggi. Albiceleste yang dimotori oleh Alexis Mac Allister dan Enzo Fernandez mendominasi penguasaan bola, sementara The Three Lions memilih bermain rapat dengan pertahanan disiplin di bawah komando John Stones seraya mengincar skema serangan balik cepat. Namun, kokohnya lini belakang kedua kesebelasan membuat babak pertama ditutup dengan skor kacamata.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-55 babak kedua melalui aksi penyerang Inggris, Anthony Gordon. Berawal dari umpan matang sang kapten, Harry Kane, bola liar di area penalti berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Morgan Rogers yang kemudian mengirim umpan silang akurat. Gordon yang berdiri bebas dengan tenang menaklukkan penjaga gawang Emiliano Martinez, membawa Inggris unggul lebih dulu.
Tertinggal satu gol memaksa pelatih Argentina, Lionel Scaloni, meramu ulang strategi dengan memasukkan Lautaro Martinez untuk menambah daya gedor. Upaya ini membuahkan hasil pada menit ke-85 setelah Enzo Fernandez melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal dihalau kiper Jordan Pickford, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Drama kemenangan Argentina terkunci pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+2. Umpan lambung terukur dari kapten tim Lionel Messi berhasil disambut dengan sundulan terarah oleh Lautaro Martinez untuk mengoyak jala gawang Inggris. Hasil ini memastikan sang juara bertahan melangkah ke babak final Piala Dunia 2026 untuk menantang Spanyol, sekaligus memupus asa Inggris mengulangi kejayaan tahun 1966.