Gelaran Buleleng Digital Expo (BDE) 2026 yang berlangsung di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rumah Jabatan Bupati Buleleng resmi ditutup dengan sukses. Sejak hari pertama hingga malam penutupan, ajang yang menjadi bagian dari Buleleng Festival (Bulfest) 2026 ini terus dipadati pengunjung, menegaskan fungsinya sebagai pusat kolaborasi dan edukasi teknologi terdepan di daerah.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng, Made Suharta, menjelaskan bahwa BDE 2026 dirancang sebagai gerakan kolektif. Kegiatan ini bertujuan mempercepat transformasi digital secara inklusif dengan merangkul berbagai pemangku kepentingan, pelaku UMKM, startup, hingga komunitas kreatif lokal agar lebih berdaya saing di era digital.

Kemeriahan malam puncak pada Minggu (23/8) ditandai dengan penyerahan penghargaan bagi para pemenang kompetisi teknologi informasi dan komunikasi. Ajang ini melombakan lima kategori utama, termasuk kompetisi pemrograman tingkat SMA/SMK, pengelolaan situs web desa dan instansi daerah, lomba kehumasan, kompetisi e-sports (Mobile Legends), hingga tantangan keamanan siber bertajuk Buleleng Cyber Challenge.

Keberhasilan penyelenggaraan BDE 2026 memicu optimisme tinggi bagi Pemerintah Kabupaten Buleleng. Dengan tingginya partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait, langkah strategis menuju digitalisasi daerah diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik secara nyata serta mendorong pertumbuhan kesejahteraan masyarakat lokal secara berkelanjutan.