LAMPUNG — Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) merealisasikan komitmen sosialnya dengan menyalurkan bantuan Program Kemaslahatan di Provinsi Lampung pada Sabtu (25/7/2026). Penyerahan bantuan secara simbolis ini dilaksanakan di sela-sela agenda Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI, dengan memprioritaskan peningkatan sektor pendidikan serta kesehatan lingkungan.

Seluruh pembiayaan program sosial ini bersumber dari nilai manfaat pengelolaan Dana Abadi Umat (DAU). BPKH memastikan dana tersebut dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel demi memberikan dampak positif yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat luas sesuai dengan amanat undang-undang.

Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, menegaskan bahwa penyaluran Program Kemaslahatan ini merupakan langkah konkret lembaga untuk mengembalikan nilai manfaat DAU secara langsung kepada umat. Ia berharap kontribusi ini dapat menjadi stimulus yang tepat sasaran dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Pada pilar pendidikan, BPKH memberikan bantuan beasiswa kepada sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Lampung. Program beasiswa yang berjalan sejak tahun 2024 ini dirancang khusus untuk mempermudah akses generasi muda terhadap pendidikan tinggi sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia daerah.

Sementara itu, untuk sektor kesehatan lingkungan, BPKH mendanai pembangunan sarana sanitasi di lima titik lokasi, termasuk di lingkungan pondok pesantren. Proyek ini mencakup penyediaan toilet bersih dan tempat wudu yang layak demi mendorong penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta menciptakan ruang belajar dan ibadah yang nyaman bagi masyarakat setempat.