Sektor rekreasi, olahraga, dan budaya di Kota Semarang mencatatkan tren inflasi positif pada Juni 2026. Berdasarkan laporan data Badan Pusat Statistik (BPS), indeks pengeluaran untuk kebutuhan tersebut meningkat sebesar 0,29% secara bulanan (month-to-month).
Kenaikan ini menjadi sorotan karena berbanding terbalik dengan performa bulan Mei sebelumnya yang sempat mengalami deflasi di angka -0,62%. Peningkatan tersebut turut mendorong Indeks Harga Konsumen (IHK) sektor rekreasi, olahraga, dan budaya di ibu kota Jawa Tengah ini menyentuh level 103,77, naik dari posisi 103,47 pada bulan sebelumnya.
Secara kumulatif, inflasi tahunan (year-on-year) untuk kategori ini telah mencapai 0,67%. Sementara itu, jika dihitung sejak awal tahun (year-to-date), pengeluaran masyarakat Semarang untuk kategori rekreasi dan budaya telah tumbuh sebesar 0,57%. Angka ini menempatkan sektor rekreasi, olahraga, dan budaya pada urutan keempat dari 11 kelompok pengeluaran yang dipantau BPS di Kota Semarang.
Dalam skala nasional, Kota Semarang menempati urutan ke-43 dari 106 kabupaten/kota yang disurvei terkait inflasi subkelompok rekreasi, olahraga, dan budaya. Sebagai perbandingan, inflasi tertinggi di kategori ini tercatat di wilayah lain dengan angka mencapai 8,68%, menunjukkan variasi dinamika harga yang cukup signifikan antarwilayah di Indonesia.