PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN), perusahaan pembiayaan yang dikendalikan oleh konglomerat Garibaldi "Boy" Thohir dan Jerry Ng, secara resmi menghentikan lini bisnis teknologi finansial pembiayaan bersama (P2P lending) milik anak usahanya, PT Finansial Integrasi Teknologi (PT FIT). Langkah strategis ini ditandai dengan pengajuan permohonan pencabutan izin usaha kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
PT FIT, yang dikenal masyarakat luas melalui platform "Pinjam Modal", saat ini tengah memproses pengembalian izin Penyelenggara Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) di regulator keuangan tersebut. Direktur BFI Finance, Sudjono, menegaskan bahwa penutupan operasional Pinjam Modal ini tidak akan memberikan dampak material yang signifikan terhadap stabilitas keuangan maupun kelangsungan bisnis induk usaha.
Kiprah Pinjam Modal di industri tekfin Indonesia dimulai sejak tahun 2017. Setelah resmi terdaftar di OJK pada 2018 dan mengantongi izin usaha penuh pada 2020, platform ini sempat memperluas jangkauan layanannya ke sektor pembiayaan rantai pasok (supply chain financing). Pada tahun 2022, Pinjam Modal bahkan berhasil mencatatkan akumulasi nilai transaksi mencapai Rp3,2 triliun dengan tingkat keberhasilan bayar 90 hari (TKB 90) yang terjaga di level 95,06 persen.
Di lantai bursa, keputusan korporasi ini terpantau tidak mengguncang pergerakan saham BFIN secara negatif. Saham emiten pembiayaan non-bank yang mayoritas kepemilikannya (51,12 persen) digenggam oleh Trinugraha Capital & Co ini bahkan menunjukkan kinerja positif dengan penguatan sebesar 12,82 persen dalam kurun waktu sebulan terakhir.