Pemerintah Kabupaten Sintang menyoroti pentingnya pemerataan dan penambahan tenaga kesehatan guna mengimbangi luas wilayah geografis serta pertumbuhan penduduk di daerah tersebut. Hal ini disampaikan oleh Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, saat memberikan kuliah umum di hadapan mahasiswa Program Studi D III Keperawatan Sintang, Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Pontianak.
Dalam pemaparannya, Bala menjelaskan bahwa kesenjangan antara jumlah tenaga medis yang tersedia dengan kebutuhan pelayanan masyarakat saat ini masih menjadi tantangan utama pemerintah daerah. Oleh karena itu, kehadiran program studi keperawatan di Sintang dipandang sebagai langkah taktis dalam memangkas ketimpangan layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang berada di kawasan pelosok dan terpencil.
Bupati juga memotivasi para mahasiswa agar tidak hanya membidik lapangan pekerjaan di tingkat lokal atau nasional, melainkan juga berani menjajaki peluang karier di kancah internasional. Menurutnya, lulusan keperawatan asal daerah memiliki prospek global yang sangat terbuka lebar, asalkan dipersiapkan secara matang sejak dini.
Lebih lanjut, Bala menekankan pentingnya penguasaan kompetensi tambahan di luar bidang akademik, seperti kemampuan berkomunikasi yang baik serta penguasaan bahasa asing. Ia mengingatkan bahwa profesi perawat merupakan panggilan kemanusiaan yang menuntut ketulusan hati dan dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat, melebihi orientasi materi semata.