Pemerintah Kabupaten Kerinci resmi memulai pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru yang berlokasi di kawasan Bukit Tengah. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk memangkas hambatan aksesibilitas layanan kesehatan bagi masyarakat setempat, sekaligus mengurangi ketergantungan rujukan medis ke luar daerah.

Gubernur Jambi, Al Haris, yang hadir dalam prosesi peletakan batu pertama pada Minggu (5/7), menegaskan bahwa kehadiran RSUD ini merupakan kebutuhan mendesak. Sejak pemekaran wilayah administratif pada tahun 2008, Kabupaten Kerinci tercatat belum memiliki fasilitas rumah sakit sendiri, lantaran RSUD H.A. Thalib secara administratif telah beralih ke wilayah Kota Sungai Penuh.

Proyek infrastruktur kesehatan ini menelan biaya konstruksi sebesar Rp137,5 miliar yang bersumber dari APBN, ditambah dengan alokasi pengadaan alat kesehatan senilai lebih dari Rp50 miliar. Pembangunan ini ditargetkan rampung secara fisik pada Desember mendatang, dengan harapan fasilitas dapat beroperasi penuh pada tahun 2027.

Secara teknis, RSUD yang berdiri di atas lahan seluas 3,5 hektare ini akan dirancang sebagai rumah sakit tipe C. Pemerintah merencanakan fasilitas ini dilengkapi dengan layanan spesialis krusial, seperti pusat jantung, kemoterapi, dan layanan hemodialisis (cuci darah), sehingga warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke luar provinsi untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Bupati Kerinci, Monadi, turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan penuh selama masa konstruksi. Pemerintah daerah pun berkomitmen akan memastikan ketersediaan tenaga medis, termasuk melalui program pendidikan dokter spesialis, guna menjamin kualitas layanan RSUD tersebut saat mulai melayani masyarakat nanti.