Fraksi PDI Perjuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap peluncuran program layanan kesehatan jemput bola atau homecare yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember. Program ini dinilai sebagai langkah nyata dalam memperluas akses layanan medis bagi masyarakat kelas bawah dan kelompok rentan yang mengalami keterbatasan mobilitas.

Wakil Ketua DPRD Jember sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, menyatakan bahwa kebijakan ini sangat sejalan dengan visi keberpihakan terhadap rakyat kecil. Pihaknya menyatakan kesiapan untuk bersinergi demi kelancaran program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat tersebut.

Widarto mengungkapkan, berdasarkan temuan di lapangan saat mengoperasikan empat armada ambulans milik partai, persoalan utama yang dihadapi warga saat ini bukan lagi kendala biaya pengobatan. Program Universal Health Coverage (UHC) telah menggratiskan biaya medis, namun hambatan terbesar justru terletak pada akses transportasi dari rumah menuju fasilitas kesehatan.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Fraksi PDI Perjuangan di parlemen siap mengawal dan menyetujui usulan tambahan anggaran jika dalam perjalanannya program homecare ini memerlukan dukungan dana lebih besar. Widarto menegaskan, alokasi anggaran daerah sudah semestinya diprioritaskan untuk program-program kemasyarakatan yang menyentuh langsung aspek kesejahteraan warga.

Program homecare Pemkab Jember sendiri menyasar kelompok rentan seperti lansia penderita penyakit kronis, anak dengan kondisi stunting, penyandang disabilitas, serta ibu hamil berisiko tinggi. Guna mendukung program ini, pemerintah daerah telah menyiagakan 50 unit armada operasional, 1.200 tenaga kesehatan, serta sistem telemedicine untuk mempercepat koordinasi dengan dokter spesialis.