Aliansyah resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Banjarmasin masa bakti antarwaktu hingga tahun 2029. Keputusan ini diambil dalam Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub) yang digelar di Banjarmasin pada Kamis (23/07). Aliansyah maju sebagai calon tunggal untuk menggantikan posisi mendiang Kompol Yanto yang berpulang beberapa waktu lalu.

Usai dinyatakan terpilih, Aliansyah menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program kepengurusan sebelumnya yang belum rampung. Fokus utamanya adalah menggenjot sektor pembinaan atlet usia dini guna melahirkan bibit-bibit pebulu tangkis berkualitas dari Kota Seribu Sungai. Ia meyakini regenerasi yang konsisten merupakan kunci utama kejayaan prestasi.

"Alhamdulillah, terima kasih atas kepercayaan ini. Tentu kami akan mengutamakan pembinaan dan menggalakkan kembali turnamen untuk usia muda demi melahirkan atlet-atlet andal di masa depan," ujar Aliansyah.

Langkah kepengurusan baru ini mendapat dukungan penuh dari Pengurus Provinsi PBSI Kalimantan Selatan. Ketua Harian PBSI Kalsel, Edy Sukarno, menaruh harapan besar agar Banjarmasin bisa merebut kembali kejayaannya yang belakangan sempat meredup, terutama karena wilayah ini memiliki basis atlet yang sangat potensial.

Tantangan besar kini menanti Aliansyah beserta jajaran pengurus baru. Mereka dituntut menyusun strategi matang demi mewujudkan target besar, yakni menyabet gelar juara umum cabang olahraga bulu tangkis pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2029 mendatang di Hulu Sungai Utara (HSU).