Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabalong resmi meluncurkan lima inovasi digital yang dirancang untuk mempermudah akses pelayanan publik berbasis teknologi bagi masyarakat setempat. Terobosan ini dipersiapkan untuk bersaing dalam ajang Innovative Government Award (IGA) tingkat Kabupaten Tabalong tahun 2026 setelah melalui serangkaian uji coba penerapan di lapangan.

Adapun kelima program unggulan tersebut meliputi gerakan "1 Desa 1 Wifi" untuk pemerataan internet, platform publikasi digital "Metapers", basis data sektoral melalui aplikasi "Batik", sistem informasi desa mandiri bertajuk "Smart Desa", hingga "Waver TTE" (WhatsApp Verificator Tanda Tangan Elektronik) yang berfungsi menyederhanakan proses administrasi pemerintahan secara daring.

Kepala Diskominfo Tabalong, Eddy Suriyani, menjelaskan bahwa deretan inovasi ini bertujuan mempersempit celah digital di masyarakat. Salah satu program yang kini manfaatnya sudah mulai dirasakan langsung oleh warga adalah "1 Desa 1 Wifi", yang juga diikutsertakan dalam ajang Kalsel Innovation Award (KIA) 2026.

Eddy menegaskan komitmen jajarannya untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan mutu layanan digital ini. Dengan berjalannya lima sistem baru tersebut, pemerintah daerah berharap muncul dampak positif yang luas (multiplier effect) guna mendorong roda perekonomian dan mempermudah urusan administratif warga Tabalong.