Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid, menegaskan vitalnya akselerasi transformasi digital guna memacu pertumbuhan ekonomi nasional. Hal tersebut disampaikannya saat meresmikan UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center di Gelanggang Inovasi dan Kreatif (GIK) Universitas Gadjah Mada, Sleman. Fasilitas kolaboratif ini diharapkan menjadi motor penggerak baru dalam meningkatkan produktivitas, investasi, serta daya saing bangsa demi mencapai target pertumbuhan ekonomi delapan persen pada tahun 2029.
Potensi ekonomi digital Indonesia dinilai sangat menjanjikan. Merujuk laporan The Economy C, nilai sektor ini telah menyentuh angka 99 miliar dolar AS pada 2025 dan diproyeksikan melesat hingga 240 miliar dolar AS pada 2030 mendatang. Pemerintah bahkan menargetkan kontribusi ekonomi digital mampu menyumbang hingga 19 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada tahun 2045. Kendati demikian, Meutya mengingatkan bahwa tingginya nilai transaksi digital harus benar-benar dikonversi menjadi inovasi konkret dan pembukaan lapangan kerja berkualitas bagi masyarakat lokal.
Dalam mewujudkan ekosistem digital yang kokoh, Kementerian Komdigi menerapkan tiga pilar strategis, yakni terhubung, tumbuh, dan terjaga. Fokus pertama berkaitan dengan penguatan infrastruktur konektivitas dan kapasitas komputasi, diikuti oleh pemanfaatan infrastruktur tersebut untuk memicu produktivitas. Pilar terakhir menekankan pentingnya pelindungan data dan keamanan siber, sebab pertumbuhan digital tidak akan membawa manfaat optimal tanpa adanya rasa aman bagi publik.
Hadirnya NVIDIA AI Technology Center di UGM menjadi representasi nyata dari sinergi multi-pihak yang didorong oleh Komdigi dan Kementerian Pendidikan. Pusat teknologi ini dirancang untuk mendemokratisasi akses teknologi mutakhir sekaligus mempercepat riset serta pengembangan talenta kecerdasan buatan (AI) di tanah air. Dengan memadukan kekuatan riset akademis, kebutuhan industri, serta keahlian teknologi global, kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat kedaulatan digital Indonesia di kancah internasional.