Meulaboh – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Olahraga Universitas Teuku Umar (UTU) sukses menggelar turnamen tahunan yang mempertemukan ratusan talenta muda dari berbagai penjuru Provinsi Aceh. Ajang bertajuk UKM Olahraga CUP Se-Aceh 2026 ini berlangsung selama tiga hari di kampus UTU, Meulaboh, dengan tema “Membangun Solidaritas Melalui Sportivitas”.

Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama UTU, Rinaldi Iswan, meresmikan kompetisi pada Jumat (12/6) di Aula Cut Meutia. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa ajang ini lebih dari sekadar mencari pemenang. “Tujuannya adalah mengasah mental bertanding, menjunjung tinggi sportivitas, serta merekatkan silaturahmi antar-instansi se-Aceh,” ujar Rinaldi.

Turnamen ini diikuti oleh 210 peserta yang berkompetisi dalam dua cabang olahraga: catur dan e-sports Mobile Legends. Di cabang catur, 50 pecatur dari berbagai daerah dan perguruan tinggi saling adu strategi. Persaingan berjalan sangat ketat karena diikuti oleh sejumlah atlet yang pernah mewakili Aceh di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS).

Hasil akhir catur menempatkan Universitas Syiah Kuala (USK) mendominasi podium. Muhammad Syauqan meraih Juara I, diikuti Muhammad Rizqi (Juara II) dan Ramadhan Noer (Juara III). Gelar Best Women diraih Amelia Novitri dari USK, sementara penghargaan Best Student jatuh ke tangan M. Habibi Nadawi, siswa MAN 1 Aceh Barat. Sorotan tersendiri ditorehkan oleh Faris Safaraz, bocah sekolah dasar yang menjadi peserta termuda namun mampu mengumpulkan 3 poin dari 7 babak melawan lawan-lawan tingkat mahasiswa.

Sementara itu, cabang Mobile Legends digelar pada 13–14 Juni di Gura Coffee dengan sistem gugur. Kompetisi ini diikuti 32 tim dari berbagai wilayah di Aceh. Tim Bosdin Esport dari UTU menjuarai kategori ini setelah mengalahkan Tim Romawi dari kategori SMA di partai final. Juara III diamankan oleh Tim UD Tabah Hate, juga dari kampus tuan rumah.

Ketua Umum UKM Olahraga UTU, Ikhsan Maulidian, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wadah strategis bagi regenerasi atlet daerah. “Kami berharap ini menjadi ajang berkompetisi sehat sekaligus melahirkan atlet baru yang mampu berprestasi hingga ke tingkat nasional,” kata Ikhsan. Rangkaian kegiatan resmi ditutup pada Minggu (14/6) malam dengan pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah.